Artikel ini adalah lanjutan dari Konsep dasar pemrograman berorientasi objek (OOP) Part 1 dan Konsep dasar pemrograman berorientasi objek (OOP) Part 2.
5. Inheritance (Pewarisan)
Inheritance adalah pewarisan atribute atau method dari suatu class ke class lain. Class yang mewarisi disebut superclass. Dan class yang diwarisi disebut subclass. Sebuah subclass bisa menjadi superclass bagi class lainnya. Pewarisan ini disebut sebagai multilevel inheritance.
Sebagai contoh, class pesawat sebagai superclass. Mewarisi sub class pesawat tempur, class pesawat penumpang dan pesawat kargo.
Dengan kata lain, inheritance adalah penggabungan attribute/method yang sama dari beberapa class. Sehingga dapat digunkan berulang kali pada class yang berbeda.
6. Polimorfisme
Polimorfisme diambil dari bahasa Yunani, Poly berarti banyak, morph berarti bentuk. Jadi secarbahasa Polimorfisme secara bahasa memiliki arti banyak bentuk. Secara istilah polimorfisme memiliki arti bahwa suatu objek dapat mengirimkan pesan yang sama, tapi mendapat tanggapan yang berbeda – beda dari objek lain.
Sebagai ilustrasi, misalnya ada seorang Ibu yang memberitahu anak – anak nya bahwa waktunya makan telah tiba, lalu Ibu tersebut berkata, “Waktunya makan anak – anak ku!”. Namun tanggapan dari anak – anak nya bisa berbeda – beda. Anaknya yang berumur 1 tahun hanya bisa menunggu sang ibu menyiapkan makanan dan menyuapinya. Namun anaknya yang telah berumur 12 tahun, akan langsung menuju meja makan, dan langsung mengambil makanan untuk dimakan.
Jadi, walau pesannya sama, tapi respon/tanggapannya berbeda – beda.
Seri artikel Konsep Dasar Pemrograman Berorientasi Objek
1. Konsep Dasar Pemrograman Berorientasi Objek Part 1

Tinggalkan Balasan ke Konsep dasar pemrograman berorientasi objek (OOP) Part 1 | M. FAISOL RIZA Batalkan balasan